Dua Dosen UNRIYO Raih Jabatan Akademik Lektor Kepala

Rektor UNRIYO, Prof. Dr. dr. Santoso, MS, Sp.Ok (tengah) bersama Wahyu Rochdiat M, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.J dan Nur Alvira Pascawati, S.KM.,MPH.

Yogyakarta (Lokapalanews.com) – Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Respati Yogyakarta. Pasalnya, sejak Minggu (4/6) bertambah lagi dosen yang telah berhasil mencapai jabatan fungsional akademik Lektor Kepala 400 AK (Associate Profesor) berdasarkan SK dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 26630/B/07/2023 tanggal 23 Mei 2023 yang mengangkat Nur Alvira Pascawati, S.KM.,M.PH., dalam jabatan akademik/fungsional Lektor Kepala 400 AK dengan golongan ruang III/d pada bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, dan SK Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 26634/B/07/2023 tanggal 23 Mei 2023 yang mengangkat Wahyu Rochdiat M, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.J dalam jabatan akademik/fungsional Lektor Kepala 400 AK dengan golongan ruang III/d pada bidang Ilmu Keperawatan.

Jabatan fungsional (jafung) akademik dosen merupakan kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang dosen dalam suatu satuan pendidikan tinggi yang dalam pelaksanaannya didasarkan pada keahlian tertentu serta bersifat mandiri mulai dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, serta Profesor.

Melengkapi kabar gembira tersebut, Rektor UNRIYO, Prof. Dr. dr. Santoso, MS, Sp.Ok, Selasa (13/6) di ruang Rektorat, Kampus 1 Universitas Respati Yogyakarta, menyerahkan SK kenaikan Jabfung Lektor Kepala kepada Wahyu Rochdiat M, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.J dan Nur Alvira Pascawati, S.KM.,MPH. Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengucapkan selamat atas capaian dan semoga bisa memberikan motivasi kepada seluruh staf pengajar di lingkungan UNRIYO untuk mengurus kenaikan jabatan fungsional masing-masing secepat mungkin. “Universitas berbahagia dengan makin banyaknya staf pengajar yang akhirnya bisa mencapai jenjang pangkat yang lebih tinggi,” katanya.

Rektor juga menegaskan dan mengingatkan kembali keterkaitan standar jumlah dosen dengan pangkat golongan tertentu yang harus dipenuhi dalam aturan LAM-PTKes, yang harus menjadi perhatian bersama. Dengan diperolehnya jabatan fungsional akademik Lektor Kepala tersebut merupakan sebuah pencapaian yang baik bagi Fakultas Ilmu Kesehatan dan kebanggaan bagi universitas dalam aspek peningkatan kualitas tenaga pengajar dan menjadi motivasi bagi seluruh dosen yang ada di lingkungan kampus tercinta UNRIYO.

UNRIYO dikenal dengan kampus Bhinneka Tunggal Ika di Yogyakarta, karena mahasiswanya berasal dari 34 provinsi dan juga luar negeri. Saat ini lebih dari 10.000 alumni UNRIYO tersebar ke seluruh tanah air. Berbagai prestasi akademik maupun non akademik diraih oleh UNRIYO baik oleh mahasiswa maupun para dosennya.
Ada beberapa pilihan jenjang pendidikan yang dapat dipilih di Universitas Respati Yogyakarta, yakni 7 bidang kesehatan, 4 bidang teknologi, 4 bidang sosial dan ekonomi.

UNRIYO Memiliki 3 Fakultas yang masing masing membuka program studi sebagai berikut: (1) Fakultas Ilmu Kesehatan menyelenggarakan Program studi: S1-Gizi, S1-Keperawatan, S1-Kesehatan Masyarakat, D3-Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, D-3 Fisioterapi, Profesi NERS, S1-Kebidanan. (2) Fakultas Sains & Teknologi menyelenggarakan program studi:D3-Teknologi Informasi, S1-Informatika, S1-Sistem Informasi, S1-Teknik Elektro. (3) Fakultas Sosial & Ekonomi menyeleggarakan Program studi: S1-Akuntansi, S1-Hubungan Internasional, S1-Ilmu Komunikasi, S1-Sastra Inggris.

Saat ini UNRIYO sudah membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024 terbagi menjadi beberapa gelombang. Sekarang masih memasuki gelombang pertama mulai 1 Mei 2023 sampai dengan 25 Juni 2023. Info selengkapnya tentang penerimaan mahasiswa baru UNRIYO dapat dilihat di website: https://pmb.respati.ac.id *

Lokapalanews.com adalah salah satu media online di Indonesia hadir dengan sajian informasi yang aktual, informatif, inspiratif, dan mencerahkan di tengah derasnya aliran informasi yang tak jelas kebenarannya.