Denpasar (Lokapalanews.com – Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti menghadiri jamuan makan malam di Jayasabha bersama dengan Penjabat (Pj) Gubernur Bali, SM Mahendra Jaya, Kamis (8/2) malam. Acara itu digelar dalam rangka menyambut kedatangan 241 Taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) Tingkat I Angkatan 72 yang sedang mengikuti Latihan dan Praktek (Lattek) Pra Jalasesya 2024 selama 12 hari.
Pj. Gubernur Bali, SM Mahendra Jaya menyambut baik kedatangan Taruna AAL Tingkat I Angkatan Ke-72 Tahun 2024 yang melaksanakan tahapan Lattek Pra Jalasesya, di mana Bali menjadi salah satu rute yang dilewati para taruna tersebut. Latihan ini bertujuan untuk membentuk karakter para taruna sebagai Prajurit Matra Laut yang handal. Pelaksanaan Lattek Pra Jalasesya kali ini menggunakan KRI Makassar-590 dengan jarak pelayaran sejauh 672 NM dan rute pelayaran menuju Mataram, Bali, dan kembali ke Surabaya.
SM Mahendra Jaya menekankan, saat ini situasi kamtibmas di Bali pada tahun politik ini sangat kondusif. “Saya selalu ingatkan pemilu ini harus disambut suka cita. Perbedaan adalah hal biasa dan saya yakini semua calon punya keinginan kuat ke arah kemajuan,” katanya.
Gubernur AAL, Laksda TNI Supardi, S.E., M.B.A., CHRMP., dalam sambutannya mengatakan, Lattek Pra Jalasesya dilaksanakan dengan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang melibatkan kapal perang, pesawat udara, marinir, dan pangkalan. Tujuan dari Lattek Pra Jalasesya adalah untuk mengenalkan kematraan, tradisi khas TNI-AL, serta mengetahui potensi masing-masing individu dalam menentukan Korps Taruna AAL, seperti Korps Pelaut, Korps Teknik, Korps Elektronika, Korps Suplai, dan Korps Marinir.

Penentuan Korps bagi Taruna AAL didasarkan pada minat dan bakat mereka. Diharapkan penentuan ini akan memunculkan rasa kebanggaan terhadap Korps masing-masing. Lattek Pra Jalasesya merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan persiapan para Taruna AAL untuk menjadi Prajurit Matra Laut yang handal dan berdedikasi. *