Setiap tahun, peringatan pendaratan pasukan I Gusti Ngurah Rai dari Pulau Jawa di Pantai Air Kuning, Kabupaten Jembrana, menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa dan memiliki makna yang mendalam dalam perjalanan perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Bali.
Ekspedisi perjuangan Sunda Kecil merupakan bagian penting dari perjuangan kemerdekaan di Bali. Setelah sekitar tiga bulan bertugas di Jawa, rombongan ekspedisi pejuang Bali di bawah kepemimpinan I Gusti Ngurah Rai tiba kembali di Bali pada 5 April 1946. Pendaratan dilakukan melalui Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Dari sana, rombongan ekspedisi langsung menuju Dusun Munduk Malang, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, melalui jalan setapak melewati hutan.
Peringatan pendaratan pasukan I Gusti Ngurah Rai dari Pulau Jawa di Pantai Air Kuning ini menekankan pentingnya mengenang dan meneladani semangat perjuangan para pahlawan. Seperti yang diungkapkan Ketua DPD LVRI Bali, I Gusti Bagus Saputra, S.H., semangat pantang menyerah I Gusti Ngurah Rai harus menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus memahami dan mengapresiasi sejarah perjuangan bangsa agar nilai-nilai kepahlawanan tetap hidup dalam jiwa masyarakat. Patriotisme bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga diwujudkan dalam kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa, baik melalui pendidikan, ekonomi, maupun sosial.
Keberanian dan integritas seperti halnya I Gusti Ngurah Rai yang berani menghadapi tantangan demi bangsa wajib diteladani. Generasi muda harus memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan global.
Demikian juga, sejarah perjuangan tidak terlepas dari identitas budaya. Oleh karena itu, melestarikan budaya lokal merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan leluhur. Kita juga harus mengembangkan keterampilan, berinovasi, dan berkontribusi di berbagai bidang adalah bentuk perjuangan di era modern.
Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebuah panggilan bagi kita semua untuk menerapkan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Oleh karena itu, mari kita jaga warisan sejarah ini dan terus berkarya demi Indonesia yang lebih maju! *R104