Tempat Relokasi Pedagang Pasar Umum Negara Resmi Dibuka

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba meresmikan tempat relokasi pedagang Pasar Umum Negara.

Jembrana (Lokapalanews.com) – Terkait revitalisasi Pasar Umum Negara, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah menyiapkan tempat untuk relokasi para pedagang. Relokasi dipusatkan di areal parkir Pemkab Jembrana sampai Mei-Juni 2024 dan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Jembarana, I Nengah Tamba, Kamis (31/8).

Diketahui terdapat 438 pedagang tertampung di areal parkir Pemkab Jembrana dan 161 pedagang di pasar Ijo Gading. Usai meresmikan tempat relokasi, Bupati menyempatkan diri untuk berkeliling menemui para pedagang yang sudah menempati kiosnya masing-masing.

“Saya bertanya-tanya kepada para pedagang apakah langganan atau pembelinya sudah datang, beberapa sebagian sudah datang dan sudah sumringah, sudah senyum bagus,” ujarnya.

Bupati Tamba menyadari kondisi pasar relokasi masih sepi karena baru berjalan. Nantinya seiring waktu, setelah sosialisasi secara masif dilakukan maka makin banyak masyarakat yang mengetahui dan datang ke tempat relokasi.

“Keluhan dari para pedagang yang direlokasikan saat ini pasti ada, Mungkin 1 sampai 2 bulan ini perlu kesabaran dulu karena beberapa masyarakat belum mengetahui dan belum sempat datang ke sini,” ungkapnya.

Bupati Tamba juga menggerakkan para pegawai agar berbelanja ke tempat relokasi di saat jam istirahat mapun pulang kerja. “Saya mengizinkan seluruh pegawai Pemkab Jembrana untuk datang berbelanja di tempat relokasi berbelanja di jam istirahat atau pulang kerja,” katanya.

Selain itu, Bupati akan menggalang donasi dari para pegawai negeri sipil (PNS) terutama eselon II dan III, serta fungsional untuk mendonasikan gajinya sekitar Rp 50 ribu. Nanti donasi yang dikumpulkan dari pegawai akan dijadikan kupon belanja yang akan dibagikan kepada masyarakat pendamping. “Nanti biar masyarakat datang belanja di pasar relokasi dengan kupon yang diberikan,” ungkapnya.

Bantuan yang dikonversikan dalam bentuk kupon dengan nilai Rp 10 ribu setiap kupon, akan diberikan kepada masyarakat pendamping yang tidak mampu. “Yang diprioritaskan nanti adalah warga kita yang kurang mampu dan sebagai penyanding tempat relokasi ini. Masing-masing warga diberikan 5 kupon,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, I Komang Agus Adinata menerangkan seluruh pedagang Pasar Umum Negara sudah keluar dan mengosongkan pasar umum negara yang saat ini karena masih dalam proses pembongkaran. Di tempat relokasi ini di areal parkir Pemkab Jembrana tertampung 438 pedagang dan tersisa masih 10 kios untuk menunggu pedagang yang belum menempati tempat relokasi. *

Lokapalanews.com adalah salah satu media online di Indonesia hadir dengan sajian informasi yang aktual, informatif, inspiratif, dan mencerahkan di tengah derasnya aliran informasi yang tak jelas kebenarannya.
Advertising