Jembrana (Lokapalanews.com) – Penganan bahan dasar labu yang biasanya hanya diolah seperti kolak labu, dan kue lumpur, ternyata bisa diolah menjadi kue yang gurih, renyah, dan enak. Bahkan, kini merambah ke pusat oleh-oleh khas Kabupaten Jembrana.
Berawal dari ikut festival lomba pangan lokal di ajang Kolaborasi Bali Era Baru Smart (KBS) Festival 2023. Puji syukur mendapatkan juara satu mewakili Kabupaten Jembrana, Selasa (12/9).
Olahan racikan Desy Lovina Surisma bersama Ni Ketut Mari Lestari ini, berawal dari kegiatan mengisi waktu kosong di Panti Asuhan Alas Kasih memanfaatkan dengan mengolah bahan dasar buah labu. Buah lokal ini bisa diolah menjadi kue pia labu. Dari sinilah bisa menjadi inspirasi yang sangat bermanfaat. Olahan selain labu dicampur tepung terigu, minyak sawit, dan gula pasir. Ukuran per biji 30 gram dengan berbagai macam varian ada rasa coklat, keju dan kacang hijau.
“Dikemas dalam kotak isi 6 biji seharga Rp 20.000 yang sehari mengerjakan hampir 100 kotak. Bahan dasar 10 kg tepung dan labu sekitar 4 kg. Ini dikerjakan mulai pukul 09.00 wita hingga pukul 17.00 Wita. Walau hanya dikerjakan secara keroyokan bahkan sering juga dibantu anak-anak panti. Sementara yang total adalah dikerjakan oleh ibu-ibu orangtua anak panti sendiri. Untuk hasil olahan di kirim ke sentra tenun Jembrana, dan toko-toko di seputar Kota Negara. Bahkan, juga dikirim Bali Mall Bandara Ngurah Rai dan pusat oleh-oleh di bandara juga,” ungkapnya. *