Jakarta (Lokapalanews.com) – Nokia semakin memperkuat perannya dalam transformasi digital industri dengan meluncurkan enam aplikasi terbaru untuk platform MX Industrial Edge (MXIE). Inovasi ini bertujuan meningkatkan otomatisasi, efisiensi, keselamatan, keamanan, dan keberlanjutan di berbagai sektor industri.
Perusahaan yang bergerak di industri padat aset seperti pelabuhan, pertambangan, dan manufaktur menghadapi tantangan dalam mengelola data operasional secara real-time. Aplikasi terbaru Nokia menghadirkan solusi berbasis teknologi canggih seperti kontrol mesin, analitik video berbasis AI, penginderaan lingkungan, konektivitas industri, serta keamanan jaringan.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Prosys OPC UA Forge, yang memungkinkan akses data industri dari berbagai aset secara terstruktur. Sementara itu, OS ctrlX Bosch Rexroth mendukung otomatisasi mesin dengan integrasi yang mulus dan komunikasi yang aman dalam berbagai proses industri.
Untuk meningkatkan kualitas produksi, SwitchON DeepInspect mengandalkan AI guna mendeteksi cacat dengan lebih akurat, mengurangi biaya inspeksi, serta mengoptimalkan efisiensi manufaktur. Di sisi lain, Ipsotek VISuite menawarkan analisis video berbasis AI guna meningkatkan keselamatan pekerja dan pemantauan produksi.
Nokia juga menghadirkan solusi pemantauan lingkungan dengan HeatGuardian SmartCone yang mampu mendeteksi stres panas pekerja secara real-time, memastikan keselamatan di lingkungan kerja yang ekstrem. Sementara itu, Nozomi Networks menghadirkan solusi keamanan siber yang mendeteksi ancaman dan mengelola risiko operasional.
Dengan peluncuran aplikasi ini, Nokia berkomitmen mendukung perusahaan dalam mempercepat perjalanan digitalisasi mereka. Ekosistem industri yang terbuka dan dapat dioperasikan bersama ini memungkinkan bisnis untuk tetap kompetitif di era digital.
“Solusi digital yang cerdas dan aman sangat penting bagi perusahaan dalam menghadapi kompleksitas transformasi industri. Dengan memperluas portofolio aplikasi MXIE, kami membantu bisnis meningkatkan kualitas, keselamatan, efisiensi, serta keberlanjutan operasional mereka,” ujar Stephan Litjens, Wakil Presiden Enterprise Campus Edge di Nokia. *R103