Pasokan Senjata dan Logistik Diduga ke Kelompok Separatis Papua Digagalkan

Senjata api dan logistik ke Kelompok Separatis Papua digagalkan.

Papua (Lokapalanews.com) – Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa menggagalkan upaya pemasokan senjata dan logistik yang diduga akan dikirimkan ke Kelompok Separatis Teroris (SPT) di Nduga, Papua Pegunungan, Minggu (19/11).

Kapen Kogabwilhan III Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan, sejumlah senjata api yang disita yakni 2 pucuk senjata laras panjang jenis M4 dan AR 15, sebuah senapan angin, solar cell dan juga logistik lainnya.

Advertising

“Ini adalah senjata yang sangat berbahaya karena termasuk senjata serbu generasi baru, yang akan digunakan oleh KST untuk membuat kekacauan di Kenyam, Nduga,” ujar Suriastawa dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/11).

“Seperti yang terjadi akhir-akhir ini. KST banyak membunuh masyarakat baik masyarakat asli maupun masyarakat pendatang yang tidak berdosa,” imbuhnya.

Jelajahi objek wisata terbaik di Inggris dengan produk terlaris kami! Dari Tower of London hingga Stonehenge dan London Eye, temukan landmark budaya terbaik, situs bersejarah, dan pengalaman mendebarkan untuk perjalanan yang tak terlupakan.

Lebih lanjut dituturkannya penggagalan tersebut bermula dari informasi tentang rencana penyerangan terhadap aparat keamanan dan juga masyarakat.

Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyisiran yang dipimpin oleh Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Letkol Inf Subandi di daerah Camp Batas Batu yang diduga sebagai tempat pelintasan.

Jelajahi objek wisata terbaik di UEA dengan produk terlaris kami! Dari Burj Khalifa hingga Ferrari World dan Louvre Abu Dhabi, temukan permata budaya, taman hiburan, dan petualangan gurun terbaik untuk perjalanan yang tak terlupakan.

Tim Satgas Yonif 411/Pendawa Kostrad sat itu melihat adanya orang yang dicurigai berlari ke arah hutan meninggalkan barang-barang yang diduga akan diselundupkan.

Barang-barang tersebut kemudian diperiksa dsn didapati dua pucuk senapan laras panjang jenis M4 Carbine dan AR 15 Carbine dengan, dua buah magasen 5,56 mm, sebuah senapan angin, sebuah parang, dua buah bendera bintang kejora, tiga busur panah, dua buah anak panah, tiga buah solar sell dan logistik lainnya.

“Diduga 2 pucuk senjata tersebut adalah senjata yang akan digunakan oleh KST Papua dalam melaksanakan aksi teror terhadap masyarakat maupun penyerangan terhadap aparat keamanan pada 1 Desember nanti,” katanya.

“Senpi tersebut bisa berasal dari perbatasan dengan menggunakan jalur perairan dilanjutkan jalur darat masuk ke wilayah Kenyam. Apabila senjata-senjata ini tidak kita rebut, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan korban- berikutnya baik masyarakat atau Apkam (aparat keamanan),” jelasnya. *

 

Lokapalanews.com adalah salah satu media online di Indonesia hadir dengan sajian informasi yang aktual, informatif, inspiratif, dan mencerahkan di tengah derasnya aliran informasi yang tak jelas kebenarannya.
Advertising