Ramadhan, Bareskrim Awasi Ketat Peredaran Narkoba di Pintu Masuk Indonesia

Jakarta (Lokapalanews.com) – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memastikan akan memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika di sekitar pintu masuk Indonesia selama bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia, terutama melalui perbatasan di Sumatera dan Kalimantan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, berdasarkan evaluasi pengungkapan jaringan narkoba di Tanah Air selama ini, diketahui bahwa kebanyakan narkoba masuk ke Indonesia melalui Malaysia. Oleh karena itu, Polri akan mengawal ketat perbatasan antara Indonesia dan Malaysia untuk mencegah masuknya narkoba.

Advertising

“Tetap di pintu masuk ke Indonesia di daerah Sumatera dan Kalimantan,” kata Mukti saat dikonfirmasi, Selasa (12/3).

Mukti menambahkan, meskipun biasanya peredaran narkotika menurun selama bulan Ramadhan, namun pihaknya tetap akan melakukan antisipasi.

Jelajahi objek wisata terbaik di Inggris dengan produk terlaris kami! Dari Tower of London hingga Stonehenge dan London Eye, temukan landmark budaya terbaik, situs bersejarah, dan pengalaman mendebarkan untuk perjalanan yang tak terlupakan.

“Biasanya di bulan Ramadhan menurun, namun tetap kita antisipasi,” ujarnya.

Selain mengawasi kawasan perbatasan, Mukti mengatakan bahwa jajaran Polda dan Polres juga akan melakukan operasi atau razia di tempat hiburan malam untuk mencegah peredaran narkoba.

Jelajahi objek wisata terbaik di UEA dengan produk terlaris kami! Dari Burj Khalifa hingga Ferrari World dan Louvre Abu Dhabi, temukan permata budaya, taman hiburan, dan petualangan gurun terbaik untuk perjalanan yang tak terlupakan.

“Operasi tempat hiburan malam biar dilakukan oleh jajaran Polda dan Polres,” katanya. *101

Lokapalanews.com adalah salah satu media online di Indonesia hadir dengan sajian informasi yang aktual, informatif, inspiratif, dan mencerahkan di tengah derasnya aliran informasi yang tak jelas kebenarannya.
Advertising