Bawaslu Sebut Ada 777 Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja.

Jakarta (Lokapalanews.com) – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mencatat ada 777 laporan yang diduga pelanggaran pemilu masuk sejak awal proses penyelenggaraan Pemilu 2024 hingga awal Januari.

“777 (laporan) per 3 Januari 2024. Pelanggaran administrasi paling banyak, dari mulai awal sampai akhir,” ujar Ketua Bagja, Kamis (11/1).

Advertising

Namun, Ketua Bagja enggan menyebutkan partai politik dengan aduan terbanyak, lantaran hingga saat ini mereka masih terus membuka laporan dan juga menangani aduan-aduan yang sudah masuk.

“Kan bukan hanya di pusat, di daerah juga harus dicek, nanti saya salah menyampaikan data. Kemungkinan itu (jumlah pelanggaran saat ini) tidak semasif dulu tapi kita tidak tahu karena belum bisa dibandingkan, belum selesai, pungut hitung belum selesai,” katanya, dikutip Tribratanews.

Jelajahi objek wisata terbaik di Inggris dengan produk terlaris kami! Dari Tower of London hingga Stonehenge dan London Eye, temukan landmark budaya terbaik, situs bersejarah, dan pengalaman mendebarkan untuk perjalanan yang tak terlupakan.

Bawaslu RI mengklasifikasikan pelanggaran dalam dua kelompok yaitu pelanggaran administrasi dan pelanggaran pidana, di mana yang sudah banyak terselesaikan adalah masalah administrasi.

Ia menyebut untuk laporan administrasi semua terselesaikan dalam 14 hari. Sementara yang dinilai sebagai tindak pidana membutuhkan waktu 41 hari dengan putusan pengadilan. *

Lokapalanews.com adalah salah satu media online di Indonesia hadir dengan sajian informasi yang aktual, informatif, inspiratif, dan mencerahkan di tengah derasnya aliran informasi yang tak jelas kebenarannya.
Advertising